Selasa, 06 Desember 2011

METODE KONSERVASI AIR



Air adalah suatu komponen utama dalam kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, seorang manusia dapat menghabiskan berliter-liter air dalam aktivitas hidupnya. Baik itu sebagai konsumsi, ataupun sebagai bahan untuk MCK. Dalam kaidahnya, manusia sangat ketergantungan dengan air. Dalam siklus pemikiran awam manusia, manusia akan merasa tak acuh dan memanfaatkan air secara berlebihan saat persediaan air masih ada. Dan saat jumlah air mulai menipis, manusia mulai kewalahan dan mulai menghalalkan segala cara untuk mendapakan air.
Saat jumlah air di bumi mulai menipis, salah satu cara untuk mendapatkan dan memenuhi kebutuhan air adalah dengan cara konservasi atau pelindungan. Bagaimana cara melindungi air ?. Dalam kaidahnya, manusia selalu memiliki segala macam cara untuk mendapatkan suatu trobosan-trobosan atau solusi untuk menjaga dan melindungi ketersediaan air untuk membantu kelangsungan hidupnya. Dari sudut pandang wawasan penulis, saat ini sudah banyak upaya yang dilakukan manusia untuk melakukan perlidungan atau konervasi terhadap air.
Di tempat tinggal penulis sendiri, saat ini banyak suatu trobosan atau suatu alternatif untuk menghemat keberadaan air. Diantanya adalah dengan pemanfaatan air kotor menjadi air bersih. Di tempat tinggal penulis sendiri banyak sekali terdapat danau-danau bekas galian batu. Danau-danau tersebut memiliki air yang tidak bersih menurut parameter kelayakan air. Air ini berwarna kuning, berbau tidak enak, dan terasa pahit. Namun, dengan sediki pemikiran masyarakat sekitar air yang tidak layak ini dapat digunakan menjadi air untuk mandi dan mencuci. Masyarakat membuat sebuat bak penampung air yang fungsinya sebagai wadah pengendapan air. Setelah di diamkan beberapa lama, air yang terletak di permukaan dapat di manfaatkan sebagai air untuk mandi dan mencuci. Walaupun air ini belum layak sebagai bahan konsumsi, namun metode ini sangat membantu untuk menghemat air dalam masyarakat.
Suatu metode lain yang sangat membantu ketersediaan air di lingkungan penulis adalah dengan cara menampung air hujan. Banyak masyarakat di lingkungan penulis yang menampung air saat hujan datang. Mereka menyediakan bak-bak air di pekarangan rumahnya dan saat bak penampungan mulai penuh masyarakat mendiamkannya sebentar hingga asam dalam air ternetralisir. Masyarakat biasanya memanfaatkan air ini sebagai air cuci untuk keperluan sehari-hari. Metode ini sangat bermanfaat dan dapat menghemat pengeluaran air dari PDAM.
Diatara metode-metode konservasi diatas dapat di simpulkan bahwa mulai saat ini sudah banyak kalangan masyarakat yang sudah mulai peduli dengan air. Meraka telah mulai belajar tentang berharganya air dan belajar tentang cara menghemat air untuk melindungi ketersediaan air di bumi. Hal ini seharusnya harus mendapat perhatian dan apresiasi yang tinggi dari kita semua. Kita seharusnya dapat meniru hal positif dan hasil kerja keras dari mereka. Saat ini sudah pantasnya kita untuk bangun dan mulai melakukan suatu trobosan-trobosan dan mulai berfikir bagaimana cara untuk menjada ketersediaan air dan bagaimana cara kita untuk dapat tetap memanfaatkan air tetapi tidak menggangu ketersedian dan merusak kualitas air di bumi.
Masih banyak metode konservasi air yang dapat dilakukan untuk melindungi ketersediaan air di bumi. Oleh karena itu sangat pentingnya suatu sosialisasi untuk mengembangkan metode-metode konservasi air. Oleh karena itu, banyak para aktifis peduli air mulai mencari dan membuka suatu kesempatan besar pada masyarakat agar masyarakat mulai menyosialisasikan motode-motode atau cara-cara untuk mengkonservasikan air. Contohnya saja lewat program lomba blog peduli air ini. Hal ini merupakan hal positif yang sangat membantu tentang berjalannya metode konservasi air.
Sebagai penutup, penulis berpesar kepada seluruh masyarakat agar mencintai air dan menghargai air mulai saat ini. Karena air adalah suatu komponen yang sangat berharga pada manusia. “Tak ada air, tak ada kehidupan”, begitulah semboyan yang harusnya tertanam dalam diri kita sang pecandu air. Akhir kata, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang member apresiasi tinggi tentang kepedulian kepada sumber air di bumi.



“Konservasi Sumber Daya Air di Mata Blogger”

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ikutin blog ini lewat email anda...